Archive for June, 2007

Menpan Pendayagunaan Aparatur Negara: CPNS Honorer Bakal Diangkat Jadi PNS

Surabaya (ANTARA News) - Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Taufik Affendi memberikan jaminan bahwa semua pegawai honorer yang saat ini mengikuti tes CPNS seluruhnya bakal diangkat menjadi PNS.

“Semua pegawai honorer akan diangkat secara bertahap, sehingga tidak perlu kuatir,” ujar Menpan, ketika memberikan pengarahan kepada peserta tes CPNS dari tenaga honorer di Balai Kartika Kodam V/Brawijaya di Surabaya, Selasa.

Menurut dia, saat ini tenaga honorer di seluruh Indonesia sebanyak 821 ribu orang, dan sebagian besar berasal dari guru.

Para pegawai honorer tersebut akan diangkat secara bertahap selama empat tahun, karena pemerintah bakal mengangkat 300 ribu CPNS per-tahun, dan dari jumlah tersebut 200 ribu dari tenaga honorer dan 100 ribu dari peserta umum.

Taufik mengemukakan, pengangkatan CPNS honorer akan memperhitungkan masa kerja, sehingga para CPNS honorer yang mempunyai masa kerja 15 hingga 20 tahun tidak perlu kuatir. Namun yang diutamakan yang masa kerjanya lebih lama.

Kepada para CPNS honorer, dia berpesan agar tidak memaksakan diri untuk mengikuti tes pada gelombang pertama, karena masih ada gelombang beriktunya. Jadi semua akan kebagian.

Ia juga meminta kepada para CPNS untuk tidak melakukan tindakan tidak terpuji, seperti menyuap. Karena mereka yang ketahuan menyuap tidak akan diangkat sebagai PNS, sedangkan yang menerima uang akan dipecat.

Peserta tes sekarang ini akan diangkat pada April mendatang. Oktober mendatang akan ada tes lagi yang nantinya akan diangkat sebagai PNS pada bulan Januari 2007.

Dalam sidak kali ini, Menpan diikuti rombongan dari Momisi II DPR RI yang dipimpin Ida Fauziah, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Prapto Hadi, Gubernur dan Wagub serta Sekdaprop Jatim.

Sejumlah lokasi tes CPNS yang disidak Menpan, di antaranya GOR Hayam Wuruk, Balai Kartika dan GOR Kertajaya. Di GOR Hayam Wuruk, Menpan sempat berdialog dengan salah seorang peserta CPNS guru honorer yang tuna netra, di tempat itu ada lima guru honorer tuna netra yang ikut tes.

Kedatangan rombonga Menpan sempat menyita perhatian peserta tes, bahkan sejumlah peserta ada yang berebut bersalaman.(*)

Comments (46)

Penerimaan CPNS Juli 2007 Berkoordinasi Gubernur

Jakarta (ANTARA News) - Panitia Ad Hoc III Dewan Perwakilan Daerah (PAH III DPD) mendukung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) untuk melakukan koordinasi dengan gubernur dalam pelaksanaan sistem penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS)formasi 2007.

Selain itu juga tetap menjaga akuntabilitas dan kredibilitas proses rekrutmen.

Demikian kesimpulan dan kesepakatan yang diambil dalam Rapat Kerja (Raker) PAH III DPD dengan Men PAN di Ruang GBHN, Gedung Nusantara V Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (5/6).

Raker dipimpin Wakil Ketua PAH III DPD Faisal Mahmud dan dihadiri Menpan Taufiq Effendi.

“Untuk menjaga kualitas dan obyektivivitas dalam penyelenggaraan seleksi CPNS di daerah (kabupaten/kota) yang belum siap melaksanakannya secara mandiri, maka pelaksanaan seleksi CPNS di daerah dikoordinasikan oleh Gubernur selaku wakil pemerintah pusat bekerja sama dengan perguruan tinggi negeri (PTN) setempat,” kata Taufiq.

Pemerintah pusat hanya menetapkan berbagai pedoman sebagai acuan penyelenggaraan seleksi CPNS, sedangkan untuk instansi pusat sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing Pejabat Pembina Kepegawaian bekerja sama dengan PTN.

Formasi CPNS tahun 2007 untuk pusat terhitung masa tugas (TMT) 1 Oktober 2007 dan CPNS untuk daerah TMT pada 1 Januari 2008.

Menpan menyatakan, formasi CPNS tahun 2005 diisi 300.000 orang dengan rincian alokasi 175.000 tenaga honorer daerah, 75.000 pelamar umum daerah, 25.000 tenaga honorer pusat, dan 25.000 pelamar umum pusat. Untuk pengadaan CPNS tahun 2005, prioritas tenaga yang dibutuhkan dari tenaga honorer maupun pelamar umum adalah guru, tenaga kesehatan, penyuluh pertanian, dan tenaga teknis.

Sedangkan, formasi CPNS tahun 2006 diisi 325.000 orang dengan rincian alokasi 275.000 tenaga honorer daerah, 40.000 tenaga honorer pusat, dan 10.000 tenaga yang terikat ikatan dinas pada beberapa instansi pusat.

Formasi CPNS tahun 2006 hanya diperuntukkan bagi tenaga honorer dan tenaga yang diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan mendesak seperti tenaga ikatan dinas dan calon diplomat, petugas lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), tenaga auditor di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), akuntan di Departemen Keuangan, dan tenaga imigrasi.

Formasi CPNS tahun 2007 ditetapkan diisi 300.000 orang dengan rincian alokasi 220.000 tenaga honorer daerah, 30.000 pelamar umum daerah, 25.000 tenaga honorer pusat, dan 25.000 pelamar umum pusat.

Rekrutmen oleh pelamar umum masih diutamakan untuk tenaga pelayanan dasar dan tenaga teknis yang betul-betul dibutuhkan, sedangkan tenaga administrasi ditiadakan karena sudah terpenuhi oleh tenaga honorer.

Data base tenaga honorer BKN tanggal 30 Juni 2006 berjumlah 920.702 orang yang terdiri dari 351.505 guru (38%), 76.069 tenaga kesehatan (8%), 7.533 penyuluh pertanian (1%), 276.611 tenaga administrasi (30%), dan 208.984 tenaga teknis (23%). (*)

Comments (2)

Tabanan Bali Indonesia


Comments

Karangasem Bali Indonesia


Comments

Klungkung Bali Indonesia


Comments

Sanur Bali Indonesia


Comments

Buleleng Bali Indonesia


Comments

GILI ISLANDS - LOMBOK


Comments

Senggigi Beach - Lombok


Comments

Kuta Bali


Comments

« Previous entries